Skip to main content

Featured Posts

10 Foto Kota Tallinn di Estonia pada Era Soviet

Tallinn adalah ibu kota dan kota terpadat di Estonia. Terletak di sebuah teluk di Estonia utara, di tepi Teluk Finlandia di Laut Baltik, kota ini berpenduduk 456.518 jiwa pada tahun 2025 dan secara administratif terletak di County Harju. Tallinn adalah pusat pemerintahan, keuangan, industri, dan budaya utama Estonia.    1. Stasiun Baltik pada malam hari, 1976. 2. Kafe "Tuljak, 1974.     3. Tallinn pada malam musim dingin, 1971. 4. Distrik Mustamäe, 1976. 5. Kawasan kota tua Tallinn dari kaki Bukit Toompea, 1975. 6. Pemandangan Tallinn dari atas Bukit Toompea, 1978. 7. Gereja St.Nicholas, 1970. 8. Pelabuhan Tallinn, 1974.   9.  Asosiasi Produksi Barang Rajutan ''Marat'', 1976.   10. Menara meriam Kiek in de Kök, di lereng selatan Bukit Toompea, 1978. Source/Reference  http://thetallinncollector.com/

Pengantar Untuk Feminisme

Feminisme adalah serangkaian gerakan dan ideologi sosial-politik yang bertujuan untuk mendefinisikan dan membangun kesetaraan politik, ekonomi, pribadi, dan sosial dari jenis kelamin. Secara historis, feminisme berawal dari analisis kritis tentang ketidaksetaraan antar jenis kelamin, sekarang feminisme mempunyai fokus yang lebih jauh yang bernuansa pada konstruksi sosial dan performatif gender dan seksualitas, artinya feminisme bersifat kompleks. Feminisme secara umum berorientasi dan berfokus pada perjuangan perempuan untuk melawan patriarki dan supremasi lelaki. 

Simbol Gerakan Perempuan juga simbol untuk feminisme radikal, yang terdiri dari simbol astronomi dan astrologi planet Venus, juga dikenal sebagai simbol dewi Romawi Venus, dan kepalan tangan, simbol gerakan "kekuatan" tahun 1960-an dan awal 1970-an.

Feminisme menggabungkan posisi bahwa masyarakat memprioritaskan sudut pandang laki-laki atau bersifat patriarkis dan bahwa perempuan diperlakukan tidak adil dalam masyarakat tersebut. Banyak upaya perubahan yang dilakukan untuk mengatasi ini, salah satunya adalah dengan memerangi stereotip gender dan membangun peluang dan hasil bagi perempuan yang setara dengan lelaki di segala bidang. Karena kebanyakan masyarakat bersifat patriarkis, perjuangan feminis di berbagai belahan dunia sangat berorientasi pada perempuan demi mewujudkan kesetaraan.

Patriarchy is the source of inequalities
Patriarki secara umum adalah sumber dari ketidaksetaraan dimana-mana.

Gerakan feminis telah memperjuangkan dan terus memperjuangkan hak-hak perempuan, termasuk hak untuk: memilih, memegang jabatan publik, bekerja, mendapatkan upah yang sama, memiliki properti, menerima pendidikan, membuat kontrak, memiliki hak yang sama dalam pernikahan, dan cuti hamil. Para feminis juga berjuang untuk memastikan akses ke aborsi legal dan integrasi sosial, dan untuk melindungi perempuan dan anak perempuan dari pemerkosaan, pelecehan seksual, dan kekerasan domestik. Perubahan standar pakaian perempuan dan aktivitas fisik yang dapat diterima untuk perempuan sering menjadi bagian dari gerakan feminis.

Kampanye feminis adalah kekuatan utama di balik perubahan sosial historis besar untuk hak-hak perempuan, khususnya di Barat, di mana mereka hampir secara universal dikaitkan dengan mencapai hak pilih perempuan, bahasa yang netral gender, hak-hak reproduksi bagi perempuan (termasuk akses ke kontrasepsi dan aborsi), dan hak untuk membuat kontrak dan memiliki properti. Meskipun advokasi feminis, dan telah, terutama difokuskan pada hak-hak perempuan, beberapa feminis berpendapat untuk memasukkan pembebasan lelaki dalam tujuannya, karena mereka percaya bahwa laki-laki juga dirugikan oleh peran gender tradisional.

Teori feminis, yang muncul dari gerakan feminis, bertujuan untuk memahami sifat dan bentuk dari ketidaksetaraan gender dengan memeriksa peran sosial perempuan dan pengalaman hidup. Para ahli teori feminis telah mengembangkan teori-teori dalam berbagai disiplin ilmu untuk menanggapi isu-isu gender. Teori feminis adalah perluasan feminisme ke dalam wacana teoritis dan filsafati. Ini bertujuan untuk memahami sifat ketidaksetaraan gender. Ini mengkaji peran sosial perempuan dan laki-laki, pengalaman, minat, tugas dan politik feminis di berbagai bidang.

Feminist theories mind map
Peta tentang teori-teori feminis dari revisesociology.com. Teori-teori feminis berbeda mengikuti ideologinya masing-masing namun intinya untuk kesetaraan.

Banyak gerakan dan ideologi feminis telah berkembang selama bertahun-tahun dan mewakili sudut pandang dan tujuan yang berbeda. Secara tradisional, sejak abad ke-19, feminisme gelombang pertama yang berideologi liberal yang mencari kesetaraan politik dan hukum melalui reformasi dalam kerangka demokrasi liberal dikontraskan dengan gerakan perempuan proletar berbasis buruh yang seiring waktu berkembang menjadi feminisme sosialis dan feminisne Marxis berdasarkan teori perjuangan kelas. 

Sejak tahun 1960-an, dua bentuk feminisme yaitu feminisme liberal dan feminisme sosialis dikontraskan dengan munculnya feminisme radikal dari salah satu sayap radikal dalam feminisme gelombang kedua dan yang menyerukan penataan kembali masyarakat secara radikal untuk menghilangkan supremasi laki-laki. Dalam perkembangannya feminisme radikal seakan-akan menjadi gambaran umum feminisme karena sifat kerasnya sehingga lahir istilah "feminazi" yang disematkan pada mereka. Feminisme liberal, sosialis dan radikal kadang-kadang disebut "Tiga Besar" aliran pemikiran feminis oleh banyak feminis.

Rebecca Walter
Rebecca Walker (lahir 17 November 1969, sebagai Rebecca Leventhal) adalah seorang penulis, feminis liberal dan aktivis Amerika. Walker telah dianggap sebagai salah satu suara terkemuka dalam Feminisme Gelombang Ketiga, dan dja juga pencipta istilah "gelombang ketiga", sejak menerbitkan artikel 1992 tentang feminisme di majalah Ms. yang disebut "Menjadi Gelombang Ketiga", di mana dia menyatakan:  "Saya adalah Gelombang Ketiga."

Angela Davis
Angela Davia memperkenalkan otobiografinya dalam suatu talk show di Paris pada 1975. Angela Yvonne Davis (lahir 26 Januari 1944-sekarang) adalah seorang aktivis politik, filsuf, akademisi dan penulis Amerika. Dia adalah seorang profesor di Universitas California, Santa Cruz. Dia adalah seorang Feminis Marxis, Davis adalah anggota lama Partai Komunis Amerika Serikat (CPUSA) dan merupakan anggota pendiri Komite Korespondensi untuk Demokrasi dan Sosialisme (CCDS). Dia adalah penulis lebih dari sepuluh buku tentang kelas, feminisme, ras, dan sistem penjara AS.

Andrea Dworkin sedang duduk di rumahnya, 1 Juli 1986. Andrea Rita Dworkin (26 September 1946 – 9 April 2005) adalah seorang aktivis dan penulis feminis radikal Amerika. Dia terkenal karena analisisnya tentang pornografi, meskipun tulisan-tulisannya yang feminis, dimulai pada tahun 1974, berlangsung selama 30 tahun.

Sejak akhir abad ke-20, banyak bentuk feminisme baru telah muncul. Beberapa bentuk feminisme telah dikritik karena hanya memperhitungkan perspektif kulit putih, kelas menengah, berpendidikan tinggi, heteroseksual, atau cisgender. Kritik-kritik ini telah mengarah pada penciptaan bentuk-bentuk feminisme yang spesifik secara etnis atau multikultural, seperti feminisme kulit hitam dan feminisme interseksional. Namun, terlepas dari segala bentuk feminisme dan fokus perjuangan para feminis, inti dari feminisme adalah tentang bagaimana kesetaraan bisa terwujud!

Intersectional feminism forever!
Feminisme interseksional selamanya! Dengan interseksionalitas semua orang tak peduli dengan latar belakang apapun bersama-sama mewujudkan kesetaraan, tidak untuk golongan tertentu saja.

Tujuan feminisme adalah untuk menciptakan kesetaraan, meratakan lapangan kehidupan dan untuk memastikan bahwa tidak ada hak seseorang yang dilanggar karena faktor-faktor seperti ras, jenis kelamin, bahasa, agama, orientasi seksual, identitas gender, politik atau keyakinan lain, kebangsaan, asal sosial, kelas, atau status kekayaan. 

Feminism is equality
Feminisme adalah tentang kesetaraan, bukan untuk jangka pendek tapi untuk jangka panjang. Feminisme akan terus ada selama kesetaraan belum terwujud, terutama kesetaraan gender!

Jadi, "feminisme" adalah istilah umum yang mencakup sejumlah keyakinan yang berbeda tentang bagaimana kesetaraan dapat terwujud dan bagaimana semua orang mempunyai hak yang sama untuk melakukan apapun di bidang apapun!

Sumber/Referensi

Comments

Popular Posts

Mindat.org

Mindat.org adalah database online non-komersial yang mengklaim sebagai database mineral terbesar dan situs referensi mineralogi di Internet. Ini digunakan oleh ahli mineralogi profesional, ahli geologi, dan kolektor mineral amatir. Database ini dapat diakses secara bebas dan hanya memerlukan pendaftaran (gratis) jika Anda ingin menyumbangkan entri (misalnya, menambahkan lokasi, mengunggah foto) atau mengambil bagian dalam papan pesan. Kontributor database diperiksa untuk memastikan kontribusi yang akurat dan pengetahuan ahli. Tanggung jawab kontributor termasuk memastikan keakuratan data (misalnya, informasi lokalitas yang tepat), memberikan referensi dalam format yang tepat, dan memiliki hak cipta dari data yang disumbangkan (teks dan gambar). Situs ini mudah dan intuitif untuk digunakan, mulai dari kotak pencarian tunggal hingga opsi mengklik kategori (spesies mineral, nama batuan, lokasi, foto, artikel, dan sebagainya). Data diatur ke dalam halaman mineral dan lokalitas dengan ba...

Bendera dan Lambang Republik-Republik Soviet pada Kartu Pos Soviet Tahun 1956

Ini adalah 16 gambar kartu pos Uni Soviet pada tahun 1956 yang menampilkan bendera dan lambang kelima belas republik Soviet yang didesain oleh V. Viktorov. Ada tiga gambar yang blur yaitu nomor 4 (RSS Byelorusia) nomor 6 (RSS Azerbaijan) dan nomor 13 (RSS Tajik), gambat nomor 4 dan nomor 6 bisa kutingkatkan resolusinya tapi nomor 13 tak bisa karena resolusinya yang terlalu kecil. 1. Uni Republik Sosialis Soviet 2. Republik Sosialis Federatif Soviet Rusia 3. Republik Sosialis Soviet Ukraina 4. Republik Sosialis Soviet Byelorusia 5. Republik Sosialis Soviet Armenia 6. Republik Sosialis Soviet Azerbaijan 7. Republik Sosialis Soviet Georgia 8. Republik Sosialis Soviet Moldavia 9. Republik Sosialis Soviet Kazakh 10. Republik Sosialis Soviet Turkmen 11. Republik Sosialis Soviet Uzbek 12. Republik Sosialis Soviet Kirghiz 13. Republik Sosialis Soviet Tajik 14. Republik Sosialis Soviet Lithuania 15. Republik Sosialis Soviet Latvia 16. Republik Sosialis Soviet Estonia Sumber/Referensi   http...